Terjemah & Ringkasan Kitab BIDAYAH AL-HIDAYAH

 ✓ Kata Pengantar.

Sesuai dengan arti namanya, Bidayatul Hidayah, kitab ini semacam panduan hidup dari permulaan (Bidayah) dan akan berakhir pada Hidayah (petunjuk). Dalam kitab ini Imam Al-Ghazali menggariskan amalan - amalan harian yang mesti kita lakukan setiap hari serta adab - adab untuk melaksanakan amal ibadah, supaya ibadah tersebut dapat dilakukan dengan baik, penuh arti dan memberikan kesan yang mendalam. Selain itu pula beliau menambahkan adab - adab pergaulan atau Interaksi Bathiniah seseorang kepada Tuhan-Nya serta pergaulan antar sesama manusia.

Pun karena itulah kitab ini berisi pada tiga bagian, yaitu adab tentang berlaku taat kepada Allah, taat meninggalkan maksiat, dan bagian yang terakhir adalah tentang muamalat atau pembahasan tentang adab Hablun Minallah & Hablun Minan Naas.

RINGKASAN KITAB NASHOIHUL 'IBAD










































✓ Muqadimah.


Segala puji bagi Allah yang menjadikan ilmu sifat yang paling luhur. Dan saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, maha esa Allah, tiada sekutu baginya, yang mengkhususkan orang yang Ia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dengan hikmah pilihan. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusannya yang Allah khususkan dengan seluruh kesempurnaan kehambaan. Dan rahmat Allah semoga bagi junjungan kita Muhammad yang Allah telah memenuhi hati beliau dengan keagungan-Nya yang maha tinggi dan luhur. Dan mata beliau dari keindahan-Nya yang luhur. Maka beliau menjadi orang yang bahagia dan tertolong. Dan bagi keluarga beliau dan sahabat - sahabat beliau dan orang-orang yang berjalan di jalanya, maka mereka kebagusan yang banyak. Setelah itu, berkata seorang yang mengharap ampunan dosa-dosa, yaitu Muhammad Nawawi ibn Umar al jawi. Ini adalah penjelasan yang aku letakkan atas kitab yang mengandung mauizah milik Al allamah Al hafiz as syekh syekh Syihabuddin Ahmad ibn ali ibn Muhammad ibn Ahmad as Syafii yang terkenal dengan sebutan ibn hajar Al asqolani Al Misri. Semoga Allah menyelimutinya dengan rahmatnya, Dan aku namakan nashoihul ibad tentengn penjelasan lafaz-lafaz kitab muunabbihan ala istidad li yaumil ma’ad. Dan aku meminta kepada Allah yang murah agar memberi manfaat kitab ini kepada orang-orang islam, dan menjadikanya sebuah simpanan sampai hari kiamat. Bismillahirahmanirahim, Qola Mu'alif Rohimakumullah Wa'anfaana Fi 'ulumihi Fidaroini Amin.

"Aqidatul Awam" Karya Syekh Ahmad Marzuki Al-Maliki




 أَبْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ وَالرَّحْـمَنِ (1) وَبِالرَّحِـيْـمِ دَائـِمِ اْلإِحْـسَانِِ

Saya (Mushonnif / Pengarang Kitab) memulai dengan nama Allah, Dzat yang maha pengasih, dan Maha Penyayang yang senatiasa memberikan kenikmatan tiada putusnya

فَالْحَـمْـدُ ِللهِ الْـقَدِيْمِ اْلأَوَّلِ (2) اَلآخِـرِ الْبَـاقـِيْ بِلاَ تَحَـوُّلِ

Maka segala puji bagi Allah Yang Maha Dahulu, Yang Maha Awal, Yang Maha Akhir, Yang Maha Tetap tanpa ada perubahan

ثُمَّ الـصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ سَـرْمَدَا (3) عَلَى الـنَّـبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ وَحَّدَا

Kemudian, semoga sholawat dan salam senantiasa tercurahkan pada Nabi sebaik-baiknya orang yang mengEsakan Allah

وَآلِهِ وَصَـحْبِهِ وَمَـنْ تَـبِـعْ (4) سَـبِيْلَ دِيْنِ الْحَقِّ غَيْرَ مُـبْـتَدِعْ

Dan keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jalan agama secara benar bukan orang-orang yang berbuat bid’ah

وَبَعْدُ فَاعْلَمْ بِوُجُوْبِ الْمَعْرِفَـهْ (5) مِنْ وَاجِـبٍ ِللهِ عِشْـرِيْنَ صِفَهْ

Dan setelahnya ketahuilah dengan yakin bahwa Allah itu mempunyai 20 sifat wajib

فَاللهُ مَوْجُـوْدٌ قَـدِيْمٌ بَاقِـي (6) مُخَالـِفٌ لِلْـخَـلْقِ بِاْلإِطْلاَقِ

Allah itu Ada, Qodim, Baqi dan berbeda dengan makhlukNya secara mutlak

وَقَـائِمٌ غَـنِيْ وَوَاحِـدٌ وَحَيّ (7) قَـادِرْ مُـرِيْـدٌ عَـالِمٌ بِكُلِّ شَيْ

Berdiri sendiri, Maha Kaya, Maha Esa, Maha Hidup, Maha Kuasa, Maha Menghendaki, Maha Mengetahui atas segala sesuatu

سَـمِـيْعٌ اْلبَصِـيْرُ وَالْمُتَكَلِّـمُ (8) لَهُ صِـفَاتٌ سَـبْعَـةٌ تَـنْـتَظِمُ

Maha Mendengar, Maha Melihat, Maha Berbicara, Allah mempunyai 7 sifat yang tersusun

فَقُـدْرَةٌ إِرَادَةٌ سـَمْـعٌ بـَصَرْ (9) حَـيَـاةٌ الْعِلْـمُ كَلاَمٌ اسْـتَمَرْ

yaitu Berkuasa, Menghendaki, Mendengar, Melihat, Hidup, Mempunyai Ilmu, Berbicara secara terus berlangsung

وَجَائـِزٌ بِـفَـضْـلِهِ وَ عَدْلِهِ (10) تَـرْكٌ لـِكُلِّ مُمْـكِـنٍ كَفِعْلِهِ

Dengan karunia dan keadilanNya, Allah memiliki sifat boleh (wenang) yaitu boleh mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya

أَرْسَـلَ أَنْبِيَا ذَوِي فَـطَـانَـهْ (11) بِالصِّـدْقِ وَالتَـبْلِـيْغِ وَاْلأَمَانَهْ

Allah telah mengutus para nabi yang memiliki 4 sifat yang wajib yaitu cerdas, jujur, menyampaikan (risalah) dan dipercaya

وَجَـائِزٌ فِي حَـقِّهِمْ مِنْ عَرَضِ (12) بِغَيْـرِ نَقْصٍ كَخَـفِيْفِ الْمَرَضِ

Dan boleh didalam hak Rosul dari sifat manusia tanpa mengurangi derajatnya,misalnya sakit yang ringan

عِصْـمَـتُهُمْ كَسَائِرِ الْمَلاَئِكَهْ (13) وَاجِـبَـةٌ وَفَاضَلُوا الْمَـلاَئِكَهْ

Mereka mendapat penjagaan Allah (dari perbuatan dosa) seperti para malaikat seluruhnya. (Penjagaan itu) wajib bahkan para Nabi lebih utama dari para malaikat

وَالْمُسْـتَحِيْلُ ضِدُّ كُلِّ وَاجِبِ (14) فَاحْفَظْ لِخَمْسِـيْنَ بِحُكْمٍ وَاجِبِ

Dan sifat mustahil adalah lawan dari sifat yang wajib maka hafalkanlah 50 sifat itu sebagai ketentuan yang wajib

تَفْصِيْلُ خَمْسَةٍ وَعِشْـرِيْنَ لَزِمْ (15) كُـلَّ مُـكَلَّـفٍ فَحَقِّقْ وَاغْـتَنِمْ

Adapun rincian nama para Rosul ada 25 itu wajib diketahui bagi setiap mukallaf, maka yakinilah dan ambilah keuntungannya

هُمْ آدَمٌ اِدْرِيْسُ نُوْحٌ هُـوْدُ مَعْ (16) صَالِـحْ وَإِبْرَاهِـيْـمُ كُلٌّ مُـتَّبَعْ

Mereka adalah Nabi Adam, Idris, Nuh, Hud serta Sholeh, Ibrahim ( yang masing-masing diikuti berikutnya)

لُوْطٌ وَاِسْـمَاعِيْلُ اِسْحَاقُ كَذَا (17) يَعْقُوبُ يُوسُـفُ وَأَيُّوْبُ احْتَذَى

Luth, Ismail dan Ishaq demikian pula Ya'qub, Yusuf dan Ayyub dan selanjutnya

شُعَيْبُ هَارُوْنُ وَمُوْسَى وَالْيَسَعْ (18) ذُو الْكِـفْلِ دَاوُدُ سُلَيْمَانُ اتَّـبَعْ

Syuaib, Harun, Musa dan Alyasa', Dzulkifli, Dawud, Sulaiman yang diikuti

إلْيَـاسُ يُوْنُسْ زَكَرِيـَّا يَحْيَى (19) عِيْسَـى وَطَـهَ خَاتِمٌ دَعْ غَـيَّا

Ilyas, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa dan Thaha (Muhammad) sebagai penutup, maka tinggalkanlah jalan yang menyimpang dari kebenaran

عَلَـيْهِمُ الصَّـلاَةُ وَالسَّـلاَمُ (20) وَآلِـهِمْ مـَا دَامَـتِ اْلأَيـَّـامُ

Semoga sholawat dan salam terkumpulkan pada mereka dan keluarga mereka sepanjang masa

وَالْمَـلَكُ الَّـذِيْ بِلاَ أَبٍ وَأُمْ (21) لاَ أَكْلَ لاَ شُـرْبَ وَلاَ نَوْمَ لَـهُمْ

Adapun para malaikat itu tetap tanpa bapak dan ibu, tidak makan dan tidak minum serta tidak tidur

تَفْـصِـيْلُ عَشْرٍ مِنْهُمُ جِبْرِيْلُ (22) مِـيْـكَـالُ اِسْـرَافِيْلُ عِزْرَائِيْلُ

Secara terperinci mereka ada 10, yaitu Jibril, Mikail, Isrofil, dan Izroil

مُنْـكَرْ نَكِـيْرٌ وَرَقِيْبٌ وَكَذَا (23) عَتِـيْدٌ مَالِكٌ ورِضْوَانُ احْتَـذَى

Munkar, Nakiir, dan Roqiib, demikian pula ‘Atiid, Maalik, dan Ridwan dan selanjutnya

أَرْبَـعَـةٌ مِنْ كُتُبٍ تَـفْصِيْلُهَا (24) تَوْارَةُ مُوْسَى بِالْهُدَى تَـنْـزِيْلُهَا

Empat dari Kitab-Kitab Suci Allah secara terperinci adalah Taurat bagi Nabi Musa diturunkan dengan membawa petunjuk

زَبُـوْرُ دَاوُدَ وَاِنْجِـيْـلُ عَلَى (25) عِيْـسَى وَفُـرْقَانُ عَلَى خَيْرِ الْمَلاَ

Zabur bagi Nabi Dawud dan Injil bagi Nabi Isa dan AlQur’an bagi sebaik-baik kaum (Nabi Muhammad SAW)

وَصُحُـفُ الْخَـلِيْلِ وَالْكَلِيْمِ (26) فِيْهَـا كَلاَمُ الْـحَـكَمِ الْعَلِـيْمِ

Dan lembaran-lembaran (Shuhuf) suci yang diturunkan untuk AlKholil (Nabi Ibrohim) dan AlKaliim (Nabi Musa) mengandung Perkataan dari Yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui

وَكُـلُّ مَا أَتَى بِهِ الـرَّسُـوْلُ (27) فَحَـقُّـهُ التَّسْـلِـيْمُ وَالْقَبُوْلُ

Dan segala apa-apa yang disampaikan oleh Rosulullah, maka kita wajib pasrah dan menerima

إِيْـمَـانُنَا بِـيَوْمِ آخِرٍ وَجَبْ (28) وَكُلِّ مَـا كَانَ بِـهِ مِنَ الْعَجَبْ

Keimanan kita kepada Hari Akhir hukumnya wajib, dan segala perkara yang dahsyat pada Hari Akhir

خَاتِمَةٌ فِي ذِكْرِ بَاقِي الْوَاجِبِ (29) مِمَّـا عَـلَى مُكَلَّفٍ مِنْ وَاجِبِ

Sebagai penutup untuk menerangkan ketetapan yang wajib, dari hal yang menjadi kewajiban bagi mukallaf

نَبِـيُّـنَا مُحَمَّدٌ قَدْ أُرْسِــلاَ (30) لِلْـعَالَمِـيْـنَ رَحْـمَةً وَفُضِّلاَ

Nabi kita Muhammad telah diutus untuk seluruh alam sebagai Rahmat dan keutamaan diberikan kepada beliau SAW melebihi semua

أَبـُوْهُ عَبْدُ اللهِ عَبْدُ الْمُطَّلِـبْ (31) وَهَاشِـمٌ عَبْدُ مَنَافٍ يَنْتَسِـبْ

Ayahnya bernama Abdullah putera Abdul Mutthalib, dan nasabnya bersambung kepada Hasyim putera Abdu Manaf

وَأُمُّـهُ آمِـنَةُ الـزُّهْــرِيـَّهْ (32) أَرْضَـعَتْهُ حَلِيْمَـةُ السَّـعْدِيـَّهْ

Dan ibunya bernama Aminah Az-Zuhriyyah, yang menyusui beliau adalah Halimah As-Sa’diyyah

مَوْلـِدُهُ بِمَـكَّـةَ اْلأَمِيْــنَهْ (33) وَفَاتُـهُ بِـطَـيْـبَةَ الْـمَدِيْنَهْ

Lahirnya di Makkah yang aman, dan wafatnya di Toiybah (Madinah)

أَتَـمَّ قَـبْـلَ الْـوَحْيِ أَرْبَعِيْنَا (34) وَعُـمْـرُهُ قَدْ جَاوَزَ السِّـتِّيْنَا

Sebelum turun wahyu, nabi Muhammad telah sempurna berumur 40 tahun, dan usia beliau 60 tahun lebih

وَسَـبْـعَةٌ أَوْلاَدُهُ فَمِـنْـهُمُ (35) ثَلاثَـةٌ مِـنَ الذُّكـُوْرِ تُـفْهَمُ

Ada 7 orang putera-puteri nabi Muhammad, diantara mereka 3 orang laki-laki, maka pahamilah itu

قَاسِـمْ وَعَبْدُ اللهِ وَهْوَ الطَّيِّبُ (36) وَطَاهِـرٌ بِذَيْـنِ ذَا يُـلَـقَّبُ

Qasim dan Abdullah yang bergelar At-Thoyyib dan At-Thohir, dengan 2 sebutan inilah (At-Thoyyib dan At-Thohir) Abdullah diberi gelar

أَتَاهُ إبْرَاهِـيْـمُ مِنْ سُـرِّيـَّهْ (37) فَأُمُّـهُ مَارِيَّةُ الْـقِـبْـطِـيَّـهْ

Anak yang ketiga bernama Ibrohim dari Sariyyah (Amat perempuan), ibunya (Ibrohim) bernama Mariyah Al-Qibtiyyah

وَغَيْـرُ إِبْرَاهِيْمَ مِنْ خَـدِيْجَهْ (38) هُمْ سِتَـةٌ فَخُـذْ بِهِمْ وَلِـيْجَهْ

Selain Ibrohim, ibu putera-puteri Nabi Muhammad berasal dari Khodijah, mereka ada 6 orang (selain Ibrohim), maka kenalilah dengan penuh cinta

وَأَرْبَعٌ مِـنَ اْلإِنَاثِ تُـذْكَـرُ (39) رِضْـوَانُ رَبِّي لِلْجَمِـيْعِ يُذْكَرُ

Dan 4 orang anak perempuan Nabi akan disebutkan, semoga keridhoan Allah untuk mereka semua

فَاطِـمَـةُ الزَّهْرَاءُ بَعْلُهَا عَلِيْ (40) وَابْنَاهُمَا السِّـبْطَانِ فَضْلُهُمُ جَلِيْ

Fatimah Az-Zahro yang bersuamikan Ali bin Abi Tholib, dan kedua putera mereka (Hasan dan Husein) adalah cucu Nabi yang sudah jelas keutamaanya

فَزَيْـنَبٌ وَبَعْـدَهَـا رُقَـيَّهْ (41) وَأُمُّ كُـلْـثُـومٍ زَكَـتْ رَضِيَّهْ

Kemudian Zaenab dan selanjutnya Ruqayyah, dan Ummu Kultsum yang suci lagi diridhoi

عَنْ تِسْعِ نِسْوَةٍ وَفَاةُ الْمُصْطَفَى (42) خُيِّـرْنَ فَاخْتَرْنَ النَّـبِيَّ الْمُقْتَفَى

Dari 9 istri Nabi ditinggalkan setelah wafatnya, mereka semua telah diminta memilih syurga atu dunia, maka mereka memilih nabi sebagai panutan

عَائِشَـةٌ وَحَفْصَـةٌ وَسَـوْدَةُ (43) صَـفِيَّـةٌ مَـيْـمُـوْنَةٌ وَ رَمْلَةُ

Aisyah, Hafshah, dan Saudah, Shofiyyah, Maimunah, dan Romlah

هِنْدٌ وَ زَيْـنَبٌ كَذَا جُوَيـْرِيَهْ (44) لِلْمُـؤْمِـنِيْنَ أُمَّـهَاتٌ مَرْضِـيَّهْ

Hindun dan Zaenab, begitu pula Juwairiyyah, Bagi kaum Mu’minin mereka menjadi ibu-ibu yang diridhoi

حَمْـزَةُ عَمُّـهُ وعَـبَّاسٌ كَذَا (45) عَمَّـتُـهُ صَـفِيَّـةٌ ذَاتُ احْتِذَا

Hamzah adalah Paman Nabi demikian pula ‘Abbas, Bibi Nabi adalah Shofiyyah yang mengikuti Nabi

وَقَبْـلَ هِجْـرَةِ النَّـبِيِّ اْلإِسْرَا (46) مِـنْ مَـكَّةَ لَيْلاً لِقُدْسٍ يُدْرَى

Dan sebelum Nabi Hijrah (ke Madinah), terjadi peristiwa Isro’. Dari Makkah pada malam hari menuju Baitul Maqdis yang dapat dilihat

وَبَعْدَ إِسْـرَاءٍ عُرُوْجٌ لِلسَّـمَا (47) حَتَّى رَأَى النَّـبِيُّ رَبًّـا كَـلَّمَا

Setelah Isro’ lalu Mi’roj (naik) keatas sehingga Nabi melihat Tuhan yang berkata-kata

مِنْ غَيْرِكَيْفٍ وَانْحِصَارٍ وَافْـتَرَضْ (48) عَلَيْهِ خَمْسًا بَعْدَ خَمْسِيْنَ فَرَضْ

Berkata-kata tanpa bentuk dan ruang. Disinilah diwajibkan kepadanya (sholat) 5 waktu yang sebelumnya 50 waktu

وَبَـلَّـغَ اْلأُمَّـةَ بِاْلإِسْــرَاءِ (49) وَفَـرْضِ خَـمْـسَةٍ بِلاَ امْتِرَاءِ

Dan Nabi telah menyampaikan kepada umat peristiwa Isro’ tersebut. Dan kewajiban sholat 5 waktu tanpa keraguan

قَدْ فَازَ صِـدِّيْقٌ بِتَصْـدِيْقٍ لَهُ (50) وَبِالْعُرُوْجِ الصِّـدْقُ وَافَى أَهْلَهُ

Sungguh beruntung sahabat Abubakar As-Shiddiq dengan membenarkan peristiwa tersebut, juga peristiwa Mi’raj yang sudah sepantasnya kebenaran itu disandang bagi pelaku Isro’ Mi’roj

وَهَـذِهِ عَقِيْـدَةٌ مُخْـتَصَرَهْ (51) وَلِلْـعَـوَامِ سَـهْـلَةٌ مُيَسَّرَهْ

Inilah keterangan Aqidah secara ringkas bagi orang-orang awam yang mudah dan gampang

نَاظِمُ تِلْكَ أَحْـمَدُ الْمَرْزُوْقِيْ (52) مَنْ يَنْتَمِي لِلصَّـادِقِ الْمَصْدُوْقِ

Yang di nadhomkan oleh Ahmad Al Marzuqi, seorang yang bernisbat kepada Nabi Muhammad (As-Shodiqul Mashduq)

وَ الْحَمْدُ ِللهِ وَصَـلَّى سَـلَّمَا (53) عَلَـى النَّبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ عَلَّـمَا

Dan segala puji bagi Allah serta Sholawat dan Salam tercurahkan kepada Nabi sebaik-baik orang yang telah mengajar

وَاْلآلِ وَالصَّـحْبِ وَكُلِّ مُرْشِدِ (54) وَكُلِّ مَـنْ بِخَيْرِ هَدْيٍ يَقْتَدِيْ

Juga kepada keluarga dan sahabat serta orang yang memberi petunjuk dan orang yang mengikuti petunjuk

وَأَسْـأَلُ الْكَرِيْمَ إِخْلاَصَ الْعَمَلْ (55) ونَفْعَ كُلِّ مَنْ بِهَا قَدِ اشْـتَغَلْ

Dan saya mohon kepada Allah yang Maha Pemurah keikhlasan dalam beramal dan manfaat bagi setiap orang yang berpegang teguh pada aqidah ini

أَبْيَاتُهَا ( مَيْـزٌ ) بِـعَدِّ الْجُمَلِ (56) تَارِيْخُهَا ( لِيْ حَيُّ غُرٍّ ) جُمَلِ

Nadhom ini ada 57 bait dengan hitungan abjad, tahun penulisannya 1258 Hijriah

سَـمَّيْـتُهَا عَـقِـيْدَةَ الْعَوَامِ (57) مِـنْ وَاجِبٍ فِي الدِّيْنِ بِالتَّمَامِ

Aku namakan aqidah ini Aqidatul Awwam, keterangan yang wajib diketahui dalam urusan agama dengan sempurna

Keutamaan Seorang Wanita


Point-point dari halaman ini terdapat di dalam kitab Kanzul ‘Ummal, Misykah, Riadlush Shalihin, Uqudilijjain, Bhahishti Zewar, Al-Hijab, dan lain-lain,. Mudah-mudahan dapat diambil ibrah darinya.


1. Doa wanita lebih maqbul dari laki-laki karena sifat penyayang yang lebih kuat dari laki-laki. Ketika ditanya kepada Rasulallah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : “Ibu lebih penyayang dari bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.” 

2. Wanita yang solehah itu lebih baik dari 1.000 orang laki-laki yang tidak soleh.

3. Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 orang wali.

4. Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 laki-laki soleh.

5. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya diibaratkan seperti orang yang senantiasa menangis karena takut kepada Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

6. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah. 
Hendaklah mendahulukan anak perempuan terhadap anak laki-laki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail AS

7. Tidaklah seorang wanita yang haidh itu, kecuali haidhnya merupakan kifarah (tebusan) untuk dosa-dosanya yang telah lalu, dan apabila pada hari pertama haidhnya membaca “Alhamdulillahi’alaa Kulli Halin Wa Astaghfirullah”. Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan dan aku mohon ampun kepada Allah dari segala dosa.”; maka Allah menetapkan dia bebas dari neraka dan dengan mudah melalui shiratul mustaqim yang aman dari seksa, bahkan AllahTa’ala mengangkat derajatnya, seperti derajatnya 40 orang yang mati syahid, apabila dia selalu berzikir kepada Allah selama haidhnya.

8. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW.) di dalam syurga.

9. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa taqwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah syurga.

10. Dari ‘Aisyah r.ha. “Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.” 

11. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.

12. Apabila memanggil kedua ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

13. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. 
Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan meredhainya. (serta menjaga sembahyang dan puasanya)

15. ‘Aisyah r.ha. berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW. siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita ?” Jawab baginda, “Suaminya”. “Siapa pula berhak terhadap laki-laki ?” Jawab Rasulullah SAW. “Ibunya”. 

16. Seorang wanita yang apabila mengerjakan solat lima waktu, berpuasa wajib sebulan (Ramadhan), memelihara kehormatannya serta taat kepada suaminya, maka pasti akan masuk syurga dari pintu mana saja yang dia kehendaki.

17. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu dari suaminya (10,000 tahun). 

18. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya.  Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

19. Dua rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik dari 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.

20. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.

21. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadah pada malam hari.

22. Seorang wanita yang mengalami sakit saat melahirkan, maka Allah SWT memberi pahala kepadanya seperti pahala orang yang berjihad dijalan Allah SWT

23. Wanita yang melahirkan akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan tiap rasa sakit dan pada satu uratnya Allah memberikan satu pahala haji.

24. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

25. Wanita yang meninggal dalam masa 40 hari sesudah melahirkan akan dianggap syahid.

26. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya dari badannya (susu badan) akan dapat satu pahala dari tiap-tiap titik susu yang diberikannya.

27. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan memberikan kabar gembira bahwa syurga adalah balasannya.

28. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.

29. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak nyaman karena menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.

30. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari karena menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia menghibur hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.

31. Apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah mencatatkan baginya seribu kebaikan, dan mengampuni dua ribu kesalahannya,bahkan segala sesuatu yang disinari matahari akan memohonkan ampun untuknya, dan Allah mengangkatkannya seribu darjat.

32. Seorang wanita yang solehah lebih baik dari seribu orang laki-laki yang tidak soleh, dan seorang wanita yang melayani suaminya selama seminggu, maka ditutupkan baginya tujuh pintu neraka dan dibukakan baginya delapan pintu syurga, yang dia dapat masuk dari pintu mana saja tanpa dihisab.

33. Mana-mana wanita yang menunggu suaminya hingga pulang, disapukan mukanya, dihamparkan duduknya atau menyediakan makan minumnya atau memandang ia pada suaminya atau memegang tangannya, memperelokkan hidangan padanya,memelihara anaknya atau memanfaatkan hartanya pada suaminya karena mencari keridhaan Allah, maka disunatkan baginya akan tiap-tiap kalimat ucapannya,tiap-tiap langkahnya dan setiap pandangannya pada suaminya sebagaimana memerdekakan seorang hamba.

Wallahu A'lam Bish-Showab Min Kulli 'Aalimiin. Semoga bermanfaat guna menambah semangat sebagai wanita sholehah dan yang mendapat Kasihsayang serta Ridho Allah sawt. Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin.

DOA KANZUL ARASY

 







HIZB IKHFA

Pada mulanya wirid ikhfa ini diciptakan oleh seorang ulama sufi yang sangat ahli di bidang ilmu hikmah atau tasawuf. Ulama tersebut bernama Syeikh Abil Hasan Asy-Syadzili dan ia merupakan pendiri dari sebuah tarekat bernama Syadziliyah.

Tharekat Syadziliyah memiliki basis pengikut yang sangat banyak dan tersebar di berbagai negara muslim. Ajaran tasawufnya banyak diamalkan oleh para pengikutnya, termasuk dengan wirid ikhfa yang diciptakan oleh pendiri tarekat ini, Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili.

Berikut adalah bacaan wirid ikhfa : 👇


بسْمِ الله الرحْمن الرَّحيم


احْتَجَبْتُ بنُورِ اللهِ الدائمِ الكاملْ.وتحَصَّنْتُ بحصْنِ الله القوىِّ الشَّامِل.ورَمَيْتُ مَن بغَى علىَّ بسهم الله وسَيْفِهِ القاتِلْ.


اللهم يا غالباً على أمرِهِ ويا قائِماً فوقَ خَلْقِهِ ويا حَائِلاً بيْنَ المرءِ وقلبِهِ.حُلْ بيني وبين الشيْطَانِ ونَزْغِهِ.


اللهم كُفَّ عَنىّ ألسِنَتَهُم واغلُلْ أيدِيَهُم وأرجُلَهُم واربِطْ على قُلُوبهم .واجعل بيني وبينهم سدَاً مِن نُورِ عَظمتِكَ وحجَاباً مِن قُوَّتِكَ وجُنْداً مِن سُلطانِك . إنك حيُّ قادِرٌ مُقتَدِرُ قهَّار


. اللهم اغشِ عَنّى أبصارَ الأشرار والظَّلَمَةِ حتى لا أُبالى بأبصارهم


. يكاد سنا بَرقِه يذهب بالأبصار.يُقلِّبُ الله الليل والنهار إن في ذلك لعِبرةً لأولي الأبصار.


بسم الله كهـيعص . بسم الله حـمـ عـسـق.


كماء ٍ أنْزَلناه مِن السماء فاختلط به نبات الأرض فأصبح هَشيماً تَذرُوهُ الرياح


.هو الله الذي لا إله إلا هو عالم الغيب والشَّهادة هو الرحمن الرحيم.


يوم الآزفة إذ القلوب لدى الحناجر كاظمين ما للظالمين مِن حَميم ولا شفيعٍ يُطاع.


عَلِمت نَفْسٌ ما أحْضَرَتْ فلا أُقسِمُ بالخُنَّسِ الجوار الكُنَّسِ والليل إذا عسعس والصبح إذا تنفسَّ.


ص والقرآن ذي الذِكرِ بَلِ الذين كَفَرُوا في عِزَّةٍ وشِقاق.


شاهِت الوجوه . شاهِت الوجوه.شاهِت الوجوه.


وعَمِيت الأبصارُ وكلَّتِ الألسن وَوَجِلَتِ القُلُوب


{جَعَلْتُ خَيرهم بين أعيُنَهُم وشرِّهُم تحت أقدامِهم وخاتَم سُليمان بين أكتافِهِم لا يسمعون ولا يُبصرون ولا ينطقون بحقِّ كهـيعـص.


فسيكفيهم الله وهو السميع العليم.فسيكفيهم الله وهو السميع العليم .فسيكفيهم الله وهو السميع العليم }3


{إنَّ وَليِّيَ الله الذي نَزَّلَ الكِتّاب وهو يتَوَلَّى الصَّالحين}(3)


{حَسْبيَ الله لا إله إلا هُوَ عليه توكلت وهُوَ رّبُّ العَرشِ العَظيم}(7)


.بل هو قرآن مَجيد في لوح مَحفوظٍ.


اللهم احفظني مِن فَوقي ومِن تَحْتي وعَن يَميني وعَن شِمالي ومِن خَلْفي ومِن أمامي ومِن ظاهِري ومِن باطِني ومِن بَعض ومِن كُلي وحُل بَيني وبين مَن يَحولُ بيني وبينك.يا ألله.يا ألله.يا ألله .ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العَظيم.وصلى الله على سيدنا محمد النبيِّ الأُميِّ وعلى آله وصَحْبِهِ وسَلّم تسليماً


Khasiat Hizib Ikhfa

Ada beberapa khasiat yang Sahabat Muslim dapatkan dengan mengamalkan wirid ikhfa ini, di antaranya adalah :

1. Benteng Pertahanan Diri

Sahabat Muslim yang merasa tidak mempunyai benteng pertahanan diri yang kuat, merasa dirinya lemah dan tidak memiliki banyak kekuatan untuk melakukan perlawanan, amalkan saja wirid ikhfa ini.

Dengan mengamalkan wirid ikhfa, maka Sahabat Muslim akan dibekali benteng pertahanan diri yang jauh lebih kuat sebelumnya. Sahabat Muslim akan jauh lebih mudah menghadapi lawan ataupun musuh.

2. Menghancurkan Serangan Sihir

Dalam hidup, tidak ada yang bisa menjamin bahwa Sahabat Muslim tidak mempunyai musuh. Akan selalu muncul orang yang merasa iri dan dengki dengan pencapaian Sahabat Muslim miliki. Orang yang merasa iri bisa saja melakukan perbuatan yang jahat untuk menjatuhkan lawannya, termasuk dengan mengirim sihir, santet atau teluh.

Jika Sahabat Muslim ingin mengusir sihir, santet atau teluh yang menyerang, maka amalan wirid ikhfa ini bisa membantu Sahabat Muslim menghancurkannya.

3. Mengembalikan Teror Ghaib ke Pemiliknya

Selain bisa digunakan untuk melenyapkan sihir, teluh dan santet yang menyerang Sahabat Muslim, ternyata amalan wirid ikhfa ini juga bisa digunakan untuk menangkal teror-teror ghaib dan mengembalikan kepada si pengirimnya.

Sahabat Muslim akan lebih kebal terhadap teror-teror ghaib yang menyusahkan hidup karena amalan ini secara otomatis akan menangkalnya dan menyerang balik si pengirim.

4. Kebal Terhadap Senjata

Selain memberikan benteng pertahanan diri, wirid ikhfa ternyata bisa digunakan untuk membuat tubuh lebih kebal dari senjata. Sahabat Muslim akan mendapatkan keistimewaan dari amalan ikhfa ini sehingga tubuh Sahabat Muslim akan lebih kebal terhadap sayatan maupun pukulan senjata tajam.

5. Memberikan Perlindungan untuk Diri Sendiri dan Orang Terdekat

Meski wirid ikhfa diamalkan oleh Sahabat Muslim untuk kebaikan diri sendiri, nyatanya amalan ini juga bisa melindungi orang terdekat Sahabat Muslim juga. Ya, hizib ini bisa melindungi Sahabat Muslim dan orang terdekat yang Sahabat Muslim sayangi.

6. Mengobati Segala Macam Jenis Penyakit Aneh

Ada berbagai macam penyakit aneh yang menyerang tubuh manusia dan jarang bisa disembuhkan oleh obat-obatan medis. Jangankan disembuhkan oleh obat-obatan medis, dokter dan tenaga kesehatan lainnya mungkin tidak bisa mendiagnosis penyakit dan penyebabnya.

Meski terdengar aneh, namun fakta penyakit semacam ini banyak terjadi di sekitar Sahabat Muslim tanpa disadari. Nah, untuk bisa menyembuhkan penyakit yang dianggap aneh dan sulit disembuhkan dengan pengobatan medis rumah sakit, amalan wirid ikhfa ini bisa Sahabat Muslim gunakan. Entah penyakit tersebut menyerang Sahabat Muslim ataupun orang terdekat, amalkan saja wirid ikhfa ini.

Cara Mengamalkan Hizib Ikhfa

Untuk bisa mendapatkan semua khasiat yang disebutkan di atas, ada beberapa amalan yang harus Sahabat Muslim lakukan. Apa sajakah itu?

1. Sahabat Muslim harus menjalankan puasa selama  3 atau bisa juga selama 7 hari berturut-turut dengan penuh keikhlasan.

2. Selama Sahabat Muslim melaksanakan puasa, maka bacalah zikir dan wirid ikhfa ini setiap menyelesaikan sholat fardu. Minimal pengulangan bacaan adalah 3x dan jika Sahabat Muslim sedang mempunyai  hajat, maka baca wirid ikhfa sebanyak 40 kali. Setidaknya wirid ikhfa ini harus dijadikan zikir dan wirid setelah sholat Subuh dan juga Maghrib dengan minimal pengulangan 3 kali.

3. Sahabat Muslim harus bertawasul dengan mengirim amalan ini kepada Nabi Muhammad, malaikat, sahabat-sahabat Nabi, para ulama, Syekh Abdus Salam Bin Masyis dan juga tawasul kepada sang pencipta hizib, yakni Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili.

Sahabat Muslim yang ingin meraih segala khasiat hizib ikhfa yang dijelaskan di atas, bacalah wirid ini dengan melakukan amalan-amalan yang disarankan serta ber-Ijazah.

Entri Unggulan

Maksiat Hati.

Ketatahuilah bahwasanya agama islam sangat mengedepankan akhkaq yang baik serta hati yang bersih dari segala penyakit yang akan menyengsarak...

Entri paling diminati