Kamis

"Ketika Seorang Hamba Memuja Manusia Terbaik"



وَماَ اَرْسَلْنَكَ اِلّاَ رَحْمَهَ لِلْعاَلَمِيْنَ
 
Ya Rosulalloh,
Bendera kami pasak disaat engkau terlahir, riang gembira dalam penyambutan dirimu, matahari dan bulan tersenyum akan parasmu,

Perintah penghormatan tlah menyatu dalam kecintaan kami, tangisan demi tangisan dalam setiap kerinduan kami, semua api kegelapan tlah sirna dengan Cahaya Risalahmu.

Ya Rosulalloh,
Syair demi syair tlah kami utarakan, namun tak akan sempuran tanpa kau ada dalam relung hati kami, kemana pun kami melangkah disanalah engkau bersandar,

Tubuhmu senantiasa semerbak wangi keindahan, biarkan kecemburuan kami dalam mengharap cintamu, tangis dan tawa mu senantiasa memberikan keberkahan bagi setiap penjuru alam.

Ya Rosulalloh,
sambutlah kami dalam bangun dari kubur, Naungi kami dimana matahari terlihat sejengkal, tambahkan timbangan kami dengan setitik hikmahmu, jangan kau lepas kami dalam meniti shirotol mustaqim, hentikan kami pada tempat yang abadi.

Tiada seindah ucapan melainkan memujimu, pujian kami adalah tanda akan satu perintah kekasihmu, Dia pula yang mendorong kami dalam lautan kerinduan-Nya,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar