Minggu

Nasehat Sufi 3




ﺑﺴـــــــــﻢ ﭐﻟﻠﻪ ﭐﻟﺮﺣـﻤـﻦ ﭐﻟﺮﺣـــــــﻴﻢ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ, وَالصَّلاَهُ وَالسَّلاَمُ عَلَي اَشْرَافِي اْلاَنْبِيَاءِ 
وَاْلمُرسَلِيْنَ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدِِ وَ عَلَي اَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلِّمْ

Sungguh besar Anugerah Allah swt atas berhimpunnya kita bersama di majlis ini. Dengan itulah segala Puja & Puji mutlak milik hak Allah swt yang Maha Perkasa. Ketahuilah wahay anak-anakKu semua, bahwasanya Bunga yang indah hanya tumbuh diatas tanah yang lembut dan subur, bukan diatas bebatuan yang keras, begitu pula halnya dengan ilmu, ia akan mudah tumbuh apabila hati dan jiwa seseorang memiliki kebijaksanaan, kearifan dan adab2 yang terbaik. Sebaliknya ilmu tak akan timbuh apabila seseorang masih membiarkan ego dan kerasnya hati dan kepalanya.


Kewajiban seorang manusia yang ber-iman pun adalah menuntut ilmu2 yang bermanfaat, terlebih apabila itu ilmu agama yang akan menempa hati dan adab kalian kepada allah, ilmu yang semakin menambah kerinduan kalian kepada Allah, dan Ilmu yang mampu meredupkan ego kalian atas ketakutan kepada Allah swt.



Demikian di antara manusia, binatang2 melata, dan binatang2 ternak, ada yangbermacam-macam warnanya. Sesungguhnya, yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya adalah orang yang berilmu. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (QS Fathir : 28)



Dengan ilmu, seseorang dapat melihat betapa Gagah Perkasanya Allah swt lalu menghantarkan seseorang itu tuk selalu takut berbuat salah kepada Allah, betapa indahnya orang2 yang diberikan ilmu dan yang menuntut ilmu karena Allah. Dan rasulullah saw pun bersabda : Barang siapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah memudahkan jalan baginya kesurga kelak. Dan sesungguhnya malaikat2 Allah akan  membentangkan sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena puas dengan apa yang diperbuatnya, dan bahwasanya penghuni langit dan bumi sampai ikan yang berada di lautan, senantiasa memintakan ampunan kepada orang yang berilmu. Kelebihan orang yang berilmu dari ahli ibadah bagaikan
kelebihan (cahaya) bulan purnama dibandingkan bintang-bintang yang lain. Sesungguhnya ulama adalah penerus para nabi. Para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, tetapi mewariskan ilmu, ia telah mengambil bagian yang sempurna.” (HR Abu Daud dan Al-Tirmidzi).



Sebalikanya orang-orang yang tidak memiliki illmu akan mendapatkan kerugian di dunia dan akhirat. Mereka hanya akan menjadi buih. Terbawa arus kesana kemari dan tidak pernah dipandang oleh orang lain. Di akhirat pun timbangan amal orang-orang yang tidak berilmu akan sangat ringan. Tentu saja timbangan yang ringan sulit menyelamatkan mereka dari api neraka.
Allah berfirman tentang salah satu risiko orang yang tidak berilmu. “ Tetapi orang yang zalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan
Allah ? Tiadalah bagi mereka seorang penolong pun (QS Al-Rum : 29).



Semoga Allah swt melapangkan hati kalian agar kalian mampu menerima ilmu serta menjalankan ilmu itu dengan penuh kepribadian yang selayaknya seperti para kekasih-Nya. Semoga pula Allah mengganti berbagai ego dan kekeras kepalaan kalian dan menggantikannyan dengan Ilham dan Hikmah.


آمِيـنَ يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar