Selasa

Qiamat ?



Tentunya kita sudah sering mendengar akan kata “Qiamat”, ya kata itulah yang menjadi suatu tanda akan berakhirnya ranah peradapan manusiawi. Rosululloh SAW pun tlah membagi qiamat membagi 2 yaitu qiamat kecil dan qiamat besar, tandan tanda qiamat pun tlah beliau ungkapkan dalam beberapa Hadist-Nya.
Dari Hudzaifah bin Asid Al-Ghifary RA berkata :
Datang kepada kami Rosululloh SAW dan kami pada waktu itu sedang berbincang –bincang . lalu beliau bersabda : “Apa yang kalian perbincangkan ?”. Kami menjawab : “Kami sedang berbincang tentang hari qiamat”. Lalu Rosululloh SAW bersabda : “Tidak akan terjadi qiamat sehingga kamu melihat 3 gempa bumi tebesar.

Nabiyulloh Isa AS telah berdialog kepada Sulthonul Awliya mengenai qiamat tesebut ,

Isa                : Apakah kalian merasa takut akan datangnya hari berbangkit
Sulthon         : Demi Allah, Ketakutan kami hanya kepada Sang Pencipta hari tersebut !
Isa                : sebesar apakah amaliyah kalian
Sulthon         : Demi Haqq-Nya, Sesungguhnya amal kami tidak menjamin kami
Isa                 :lalu apakah yang menjamin kalian ?
Sulthon          : Rahmat-Nya jualah yang menjamin kami
Isa                 :apa yang menjadikan kalian yakin akan mendapatkan Rahmat-Nya ?
Sulthon     :Bukankah Allah telah mengumumkan akan kebesaran-Nya dengan Kalam “ Rahmat-Ku    mengalahkan Murka-Ku”
Isa                  :lalu bagaimana dengan kaum Muslimin dan kafir ?
Sulthon           : dengan kegungan Rahman Rahim-Nya lah ke2 golongan tersebut dapat teratasi
Isa                  : jelaskanlah wahay abul qorthby
Sulthon      : Sifat Rahman-nya akan menghisab kaum muslimin dan kaum kafir, dan sifat Rahim-Nya     khusus bagi kaum muslimin.
Isa                : Maha Suci Allah yang telah menjadikan engkau sebagai lentera kaum muslimin, Peunjuk bagi yang menuntut,

Dari dialog tesebut maka dapatlah kesimpulan bahwa qiamat merupakan suatu hari ketentuan Allah dimana kita harus meyakini hal tersebut tapi bukan untuk ditakuti. Karna yang harus ditakuti hanyalah Allah serta kewajiban kita agar senantiasa menjalankan apa apa yang ditentukan dan menjauhi sgala larangan-Nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar