Selasa

LIDAH WALY



SYEKH ABDUL QODIR JAILANY    :                              
KETINGGIAN-MU TAK TERLETAK DIATAS, KEDUDUKAN-MU BUKAN PADA SUATU TEMPAT
KAU BERIKAN PEMAHAMAN BUKAN PANDANG SEMATA, AKU MEMANDANG-MU DENGAN PEMAHAN-MU

SYEKH UWAIS AL-QARNY              :
AKU BERDIRI DENGAN MANISNYA CINTA, CINTA BUKANLAH SUATU PERKARA MUDAH
CINTAKU BERHARAP CINTA-MU, CINTA-MU ADALAH KETETAPAN YANG NIKMAT                                           

SYEKH ABU HASAN AL-ASY’ARY :
KAU SANDARKAN TAJALLI-MU PADA PELUPUK MATA, NAMUN MATA INI TAK DAPAT MELIHAT TANPA PANDANGANMU, KU BUTAKAN MATA INI DENGAN BERHARAP PETUKARAN PANDANGAN-MU       
                             
SYEKH SAYID MAULANA ALKAF                                
DALAM KEBISUAN INI KU BONGKAR RELUNG HATI, TLAH KAU KABARKAN HADIR-MU YANG MEMERAH,
KAU TARIK DAN AKU PUN MASUK, DALAM HADROH-MU AKU TERSUNGKUR MATI.

SYEKH SAYID MUHAMMAD YUSUF ALKAF            :
KAU AJARKAN PEMAHAMAN BUKAN PENGALAMAN, MAHLIGAI-MU BUKAN HALUSINASI BELAKA,
KAU BERIKAN PEMAHAMAN SERTA MAHLIGAI-MU TANPA PENGECUALIAN DALAM SEGALA RAHASIA.
               
SYEKH SAYID MUHAMMAD AL-AYDRUS :
SEGALA PENJURU TLAH BEHIAS NAMA-MU, DALAM KEBERSAMAAN INI KAMI TUJUKAN PADA YANG SATU, KEHAUSAN KAMII TLAH KAU KALAHKAN DENGAN BUNGA CINTA-MU.                        

SYEKH MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARY         
DALAM KEINDAHAN INI, TLAH KAU BUKA DINDING KEAGUNGAN-MU,
PERBENDAHARAAN-MU TERBUKA BAGI YANG MENYIMPAN RAHASIA-MU

SYEKH SAYID MUSAYYAKH BIN YAHYA                   
KAU HADIRKAN AKU DENGAN KETETAPAN-MU,KAU BIMBING AKU BERSAMA KEKASIH-MU,
KEKASIH-MU MENGAJARKAN PENGENALAN AKAN KEAGUNGAN-MU.

SYEKH NAZIM HAQQANY              :
KU BUANG SEGALA IMBALAN, PENGHARAPAN YANG KU TUJU,
KAU HIAS KEDEKATAN-MU DENGAN APA YANG KU TUJU.                                          

SYEKH HISYAM KABBANY             :
KAU TUTUP MATA INI DAN KAU BUKA PANDANGAN DEMI PENYAKSIAN,
PENYAKSIAN KU TUJU DAN KAU BAWA AKU PADA KEDEKATAN                                               

SYEKH ZAINY GHONY AL-BANJARY           :
KU ROBOHKAN DINDING KEANGKUHAN DIATAS TANAH PENGAKUAN
KAU BANGUN DINDING YANG INDAH DIATAS BUMI PENYAKSIAN.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar